The Blog Ant

Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu akan menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum. Kalau harta itu akan berkurang apabila dibelanjakan, tetapi ilmu akan bertambah apabila dibelanjakan.(Sayidina Ali bin Abi Thalib) Kata kata Mutiara Islam.

Testing dan Implementasi P2

Testing dan Implementasi TM2

 
-    Obyektifitas Testing
       1.   Meningkatkan kepercayaan bahwa sistem dapat digunakan dengan tingkat resiko yang dapat diterima.
        2.  Menyediakan informasi yang dapat mencegah terulangnya error yan pernah terjadi.
        3.  Menyediakan informasi yang membantu untuk deteksi error secara dini.
        4.  Mencari error dan kelemahan sistem.
        5.  Mencari sejauh apa kemampuan dari sistem.
        6.  Menyediakan informasi untuk kualitas dari produk software.     
-      Misi dari tim testing
         1.   Tidak hanya untuk melakukan testing, tapi juga untuk membantu meminimalisir resiko kegagalan objek.

Resume Pertemuan 1(Testing)

SEMUA TENTANG TESTING
-  Inti dari testing adalah bagaimana program yang kita buat benar atau sesuai.

Testing menurut Hetzel (1973).
Kondisi testing
 - Testing software : proses mengoperasikan software dalam suatu kondisi yang dikendalikan. Hal ini dkarenakan kita harus menguasai yang disertai pengendalian sistem agar kelihatan dari perbedaan kondisi.
Contoh : Dampak penggunaan user  500 dan penggunaan user 1000 terhadap aplikasi, dimana hasil dari 2 penggunaan tersebut berbeda-beda.
-   Dasar tujuan testing
 
NB : Sampai tahap menemukan tidak membenahi.
-   Watel fall
-   Hubungan testing dengan kualitas
  1. Menurut Crosby : Pemenuhan terhadap kebutuhan.
  2. ISO-8402 : Pemenuahan terhadap kebutuhan yang harganya terjangkau.
  3. Menurut W.E. Perry : Pemenuhan terhadapa standart(kuantitatif).
  4. Menurut J.Juran : Tepat guna.
-   Software berkualitas
  1. Software yang bebas eror dan bug secara obyektif( pembuktian yang terstruktur).
  2. Tepat waktu dan dana.
  3. Sesuai dengan kebutuhan.
  4. Dirawat

 
      NB : Testing tidak dapat memastikan kualitas software, namun dapat memberikan kepercayaan. Ini karena dalam testing menggunakan banyak pengukuran/perbandingan yang terkendalikan.
-   Faktor Kualitas   
      1. Funsionalitas (Support ke depan)
-          Kebenaran
-          Realiabilitas
-          Kegunaan
                -       Integritas         
      2. Rekayasa (Kualitas dalam)

-          Efesien
-          Kestabilan
-          Dokumentasi
            -      Struktur
     3. Adaptabilitas (Kualitas ke depan) 
-          Flexibelitas
-          Realibilitas
            -     Maintenancebilitas.
Link terkait : http://stikom.edu
  

Resume Pertemuan 2 (PSI-BO)

pemodelan visual
 
Keterangan gambar
1.  Analisis : mengetahui  kebutuhan stakeholder.
2Design : bagaimana mewujudkan sistem yang diinginkan.
3.  Perangkat lunak : perwujudan dari abstraksi model.
4.  Model : abstraksi dari real world.
5.  Kalau sudah jadi model, maka akan terbentuk suatu class diagram yang dimana bias dipakai di beberapa bahasa pemograman. Hal ini menggunakan “code” untuk membuat perangkat lunak. 
Pengertian Pemodelan Visual
-    Visual : sesuatu yang bias dilihat.
-    Menurut Quatrani (1998:1) pemodelan visual adalah suatu cara berpikir tentang persoalan menggunakan model-model yang diorganisasikan seputar dunia nyata. Model berguna untuk memahami persoalan, mengkomunikasikan dengan orang-orang yang terlibat dalam proyek (customer, ahli dibidangnya, analisis, designer dll), memodelkan perusahaan, menyiapkan dokumentasi, merancang program dan merancang basis data.
-   menurut Boggs (2002:6) pemodelan visual didefinisikan sebagai proses pemodelan sistem informasi menggunakan pengaturan standar elemen grafik. Tujuan utama pemodelan visual adalah untuk memungkinkan adanya komunikasi antara pengguna, pengembang, penganalisis, tester, manager dan siapapun yang terlibat dalam proyek, menunjukkan interaksi antara pengguna dengan sistem, obyek-obyek dalam sistem dan antar sistem itu sendiri.
-   Semua stakeholder yang terkait dengan model sistem harus mengerti, jangan sampai ada yang tidak mengerti tentang model yang akan dibuat. 
-    Contohnya:
 
Notasi Visual
1.   Notasi Booch : penemu Grady Booch.
2.   Notasi OMT(Obyek Management Technology) : Penemu Dr. James Rumbugh.
3.   Notasi UML (Unified Modeling Language): Gabungan antara notasi Booch dengan notasi OMT.  
Pengertian UML
    UML adalah sebuah bahasa standard untuk pengembangan sebuah software yang dapat menyampaikan bagaimana membuat dan membentuk model-model, tetapi tidak menyampaikan apa dan kapan model yang seharusnya dibuat yang merupakan salah satu proses implementasi pengembangan software.

    UML tidak hanya merupakan sebuah bahasa pemograman visual saja, namun juga dapat secara langsung dihubungkan ke berbagai bahasa pemograman, seperti JAVA, C++, Visual Basic, atau bahkan dihubungkan secara langsung ke dalam sebuah object-oriented database. Begitu juga mengenai pendokumentasian dapat dilakukan seperti; requirements, arsitektur, design, source code, project plan, tests, dan prototypes.
    Untuk dapat memahami UML membutuhkan bentuk konsep dari sebuah bahasa model, dan mempelajari 3 (tiga) elemen utama dari UML seperti building block, aturan-

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Top WordPress Themes